Gresik, Indonesiajaya-news.com – Upaya membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika dan psikotropika terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi. Seperti yang dilaksanakan di Balai Desa Duduksampeyan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Kamis (05/11/2026) malam, dengan menggelar kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkotika dan Psikotropika bagi Generasi Muda Bangsa. Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut diikuti oleh perangkat desa serta anak-anak dan remaja Desa Duduksampeyan.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan remaja, terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi penerus bangsa. Melalui sosialisasi tersebut, para peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai dampak negatif narkotika dan psikotropika, baik dari sisi kesehatan, kehidupan sosial, maupun konsekuensi hukum.
Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Camat Duduksampeyan, Bapak M. Imron Rosyadi, C.H., S.A.P., Danramil 0817/11 Duduksampeyan yang diwakili Sertu Sukri, Kapolsek Duduksampeyan Iptu I Ketut Riasa, S.H., M.H., Kepala Desa Duduksampeyan Bapak Said Sa’dan, S.T., M.M., Ketua BPD Bapak Suyanto, seluruh perangkat Desa Duduksampeyan, serta para remaja setempat.

Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak mewarnai jalannya kegiatan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga lingkungan desa agar tetap aman, sehat, dan terbebas dari pengaruh buruk narkoba.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Duduksampeyan Bapak Said Sa’dan menyampaikan pentingnya memberikan perhatian terhadap perkembangan generasi muda di lingkungan desa. Menurutnya, kegiatan sosialisasi seperti ini menjadi sarana edukasi yang sangat bermanfaat agar para remaja mampu mengenali berbagai bentuk ancaman narkoba serta memiliki kesadaran untuk menjauhinya sejak dini.
Sementara itu, Plt. Camat Duduksampeyan M. Imron Rosyadi dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI-Polri, keluarga, dan seluruh elemen masyarakat dalam mencegah peredaran serta penyalahgunaan narkotika. Ia berharap para generasi muda dapat mengisi waktu dengan kegiatan positif, mengembangkan potensi diri, dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang dapat menjerumuskan pada penyalahgunaan narkoba.
Memasuki acara inti, Kapolsek Duduksampeyan Iptu I Ketut Riasa, S.H., M.H., hadir sebagai pemateri dengan memberikan pemahaman mengenai bahaya narkotika dan psikotropika bagi generasi muda. Dalam penyampaiannya, peserta diberikan edukasi tentang berbagai dampak penyalahgunaan narkoba, pentingnya mengenali lingkungan pergaulan, serta konsekuensi hukum yang dapat timbul apabila terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran barang terlarang tersebut.
Penyampaian materi berlangsung interaktif dan mendapat perhatian dari para peserta. Melalui penjelasan yang mudah dipahami, para remaja diajak untuk lebih bijak dalam memilih pergaulan, berani mengatakan tidak terhadap ajakan menggunakan narkoba, serta membangun kebiasaan hidup sehat dengan memperbanyak kegiatan positif, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Pada sesi tanya jawab, para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan seputar permasalahan narkotika dan psikotropika. Sesi ini menjadi ruang komunikasi yang bermanfaat bagi generasi muda untuk menggali informasi secara langsung sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Dalam kesempatan tersebut, Sertu Sukri selaku Babinsa yang hadir mewakili Danramil 0817/11 Duduksampeyan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, pembekalan pengetahuan tentang bahaya narkoba sangat penting diberikan sejak usia remaja, mengingat generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dijaga dan dipersiapkan menjadi penerus pembangunan di masa mendatang.
Sertu Sukri juga menegaskan bahwa TNI melalui peran Babinsa akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang dilaksanakan pemerintah desa bersama unsur terkait, khususnya dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia mengajak para remaja untuk menjauhi narkoba, selektif dalam memilih teman bergaul, serta berani melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitarnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan tumbuh kesadaran dan kepedulian bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba, dimulai dari keluarga hingga masyarakat desa. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa sebagai ungkapan harapan agar generasi muda Desa Duduksampeyan senantiasa terhindar dari pengaruh negatif narkotika dan psikotropika, serta tumbuh menjadi generasi yang sehat, berprestasi, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.(Kh/Pen0817)













