Seni dan Budaya

Menjaga Budaya Tetap Hidup, Babinsa Manyar Dampingi Latihan Tari di Sembayat

1426
×

Menjaga Budaya Tetap Hidup, Babinsa Manyar Dampingi Latihan Tari di Sembayat

Sebarkan artikel ini

Gresik, Indonesiajaya-news.com – Alunan gerakan tangan, kipas yang bergerak serempak, serta semangat para penari muda menghiasi Pendopo Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Di tengah kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 0817/06 Manyar, Sertu Edy, hadir memberikan pendampingan sekaligus dukungan terhadap latihan tari yang digelar bersama Dewan Suro Desa Sembayat. Kamis (8/10/2026).

Kehadiran Babinsa bukan sekadar memastikan kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Lebih dari itu, menjadi wujud kepedulian TNI terhadap kegiatan positif masyarakat, khususnya dalam menjaga seni dan budaya tradisional agar tetap tumbuh di tengah generasi muda.

Dengan penuh semangat, para peserta mengikuti setiap arahan pelatih. Gerakan demi gerakan dilakukan secara berulang untuk membangun kekompakan, ketepatan dan penghayatan dalam menampilkan tarian. Suasana latihan pun berlangsung penuh keceriaan namun tetap disiplin.

Pelatih tari mengapresiasi kehadiran Babinsa yang turut memberikan pendampingan selama kegiatan. “Terima kasih atas kehadiran Bapak Babinsa dalam pendampingan latihan tari. Dengan adanya pendampingan, kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan lancar,” ungkapnya.

Sertu Edy mengatakan, Babinsa akan selalu berupaya hadir dan ikut ambil bagian dalam berbagai kegiatan positif yang dilaksanakan masyarakat di wilayah binaannya. Menurutnya, pelestarian seni budaya merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dilakukan secara berkelanjutan.

“Sesuai dengan program pemerintah tentang pembinaan dan penguatan, kami Babinsa selalu siap dan ikut andil dalam melestarikan budaya Nusantara di Desa Sembayat,” tutur Sertu Edy.

Ia menambahkan, seni dan budaya bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga identitas bangsa yang harus dikenalkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Karena itu, dukungan terhadap kegiatan kesenian di desa menjadi salah satu bentuk nyata dalam membangun kecintaan generasi muda terhadap budaya Indonesia.

Melalui pendampingan tersebut, diharapkan latihan tari di Desa Sembayat tidak hanya melahirkan penari-penari berbakat, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar disiplin, bekerja sama, percaya diri dan mencintai budaya daerah.

Dari pendopo desa, langkah-langkah kecil para penari hari ini menjadi bagian dari upaya besar menjaga budaya Nusantara agar tetap hidup dan terus diwariskan dari generasi ke generasi.(Bagus/Pen0817).