Nasional

PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

1251
×

PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Indonesiajaya-news.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur meraih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026. Prestasi tersebut diraih berkat konsistensi PLN UID Jawa Timur dalam membangun transformasi budaya kerja yang berorientasi pada keselamatan, peningkatan kualitas pelayanan pelanggan, serta pertumbuhan dan produktivitas bisnis.

Dalam ajang tersebut, PLN UID Jawa Timur berhasil meraih Juara 1 kategori PLN 2 – Beyond Service dan Juara 1 kategori PLN 3 – Beyond Growth & Productivity. Keberhasilan meraih dua penghargaan tertinggi pada kategori tersebut sekaligus mengantarkan PLN UID Jawa Timur sebagai Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026. Penghargaan diserahkan di Jakarta oleh Direktur Legal dan Manajemen Human Capital (LHC) PT PLN (Persero), Nurlely Aman. Kegiatan tersebut turut dihadiri Independent Commissioner PT PLN (Persero), Ali Masykur Musa.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, dalam keterangan tertulis, Rabu (4/11/2026) mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa transformasi budaya kerja dapat memberikan dampak nyata ketika nilai-nilai perusahaan diterapkan secara konsisten dalam perilaku dan sistem kerja organisasi. “Prestasi ini bukan semata tentang menjadi juara. Yang lebih penting adalah bagaimana budaya mampu menggerakkan insan PLN untuk bekerja lebih aman, memberikan pelayanan yang semakin baik, serta menciptakan nilai tambah bagi perusahaan dan pelanggan,” ujar Eric.

Pada kategori Beyond Service, PLN UID Jawa Timur mengembangkan program budaya SPEEDS yang mengintegrasikan nilai Proaktif, Solutif, dan Empati dalam aktivitas pelayanan pelanggan. Program ini dijalankan melalui penguatan kompetensi petugas, coaching oleh leader, forum monitoring, implementasi PS4 secara berjenjang, hingga evaluasi pelayanan melalui mystery shopper.

Implementasi program tersebut menunjukkan hasil positif. Hingga September 2026, penurunan gangguan penyulang mencapai 14 persen, sedangkan positive customer experience tercatat sebesar 99,79 persen. Penguatan Culture DNA pada petugas YANTEK juga terus dilakukan untuk membangun perilaku pelayanan yang semakin proaktif, solutif, dan empatik. Selain peningkatan pelayanan, PLN UID Jawa Timur juga memperkuat budaya keselamatan kerja melalui program MARKING (Mitigation Before Working). Program ini menekankan pentingnya identifikasi dan mitigasi risiko sebelum pekerjaan dilaksanakan.

Penerapannya didukung inspeksi, pengawasan, evaluasi rutin, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), serta penggunaan alat pelindung diri (APD). Sistem dokumentasi dan monitoring berkala juga diterapkan agar budaya keselamatan tetap berjalan secara berkelanjutan dan tidak bergantung pada individu tertentu.

Sementara itu, pada kategori Beyond Growth & Productivity, PLN UID Jawa Timur mengembangkan CoreBoost 2.0. Program ini berfokus pada penguatan budaya bisnis melalui pendekatan customer intimacy, optimalisasi customer relationship management (CRM), cross selling, performance dialog, peningkatan kompetensi, serta monitoring dan evaluasi berkelanjutan.

Eric menjelaskan, keberhasilan transformasi budaya tersebut tidak terlepas dari keterlibatan aktif para leader dalam mengawal setiap tahapan program, mulai dari perencanaan, implementasi, monitoring, evaluasi, hingga kaderisasi dan pemberian apresiasi. “Budaya tidak dapat dibangun hanya melalui slogan atau program sesaat. Leader harus hadir, memberikan keteladanan, menggerakkan tim, membangun sistem, dan memastikan perubahan tersebut terus berjalan. Ketika budaya sudah tertanam dalam cara bekerja sehari-hari, maka kinerja dan pelayanan yang lebih baik akan mengikuti,” jelasnya.

Untuk memastikan keberlanjutan, berbagai program transformasi budaya tersebut juga diintegrasikan ke dalam tata kelola organisasi, dashboard, visual management, serta mekanisme evaluasi. Dengan demikian, implementasi budaya kerja menjadi bagian dari sistem organisasi dan tetap berjalan meskipun terjadi pergantian leader maupun penanggung jawab program.

Sejalan dengan momentum Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, Eric berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh insan PLN UID Jawa Timur untuk terus memperkuat kolaborasi, inovasi, keselamatan kerja, dan kualitas pelayanan kepada pelanggan. “Penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh insan PLN UID Jawa Timur yang terus menjaga semangat kolaborasi dan perubahan. Capaian ini menjadi energi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan pelayanan terbaik, sehingga keberadaan PLN semakin memberikan manfaat bagi pelanggan, masyarakat, dan Indonesia,” pungkas Eric. (Arifin/Kominfo)