Bangkalan, Indonesiajaya-news.com – Harapan masyarakat sering kali tumbuh dari hal-hal sederhana: akses yang semakin mudah, rumah yang lebih nyaman, dan perhatian yang hadir di saat dibutuhkan. Semangat itulah yang terlihat dalam Program Bakti TNI AD di Kabupaten Bangkalan, yang menjadi salah satu wujud nyata kehadiran negara untuk rakyat. Selasa (18/8/2026)
Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir meninjau langsung sejumlah sasaran program tersebut. Kehadiran Danrem bukan sekadar melihat hasil pembangunan, tetapi memastikan setiap karya yang dihadirkan benar-benar berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Di Kelurahan Juno, Kecamatan Burneh, Danrem melihat langsung kondisi Jembatan Beton Garuda Merah Putih yang telah rampung 100 persen. Jembatan yang dibangun melalui Program Bakti TNI AD tersebut menjadi hasil dari sinergi TNI bersama masyarakat.
Bagi warga, jembatan itu membawa arti lebih dari sekadar bangunan beton. Ia menjadi penghubung aktivitas masyarakat, memperlancar mobilitas, sekaligus menjadi simbol gotong royong antara TNI dan rakyat.
Perjalanan peninjauan kemudian berlanjut ke Kelurahan Pangeranan, Kecamatan Bangkalan, tepatnya ke rumah Ibu Halimah, penerima program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Dengan mata penuh haru, Ibu Halimah mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Perbaikan rumah tersebut memberikan rasa aman dan kenyamanan baru bagi dirinya dan keluarga.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Terima kasih kepada TNI AD yang sudah membantu memperbaiki rumah kami dan memberikan perhatian kepada masyarakat,” tutur Ibu Halimah.
Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir menjelaskan bahwa peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh sasaran, baik dari sisi progres pekerjaan, kualitas hasil pembangunan maupun kelengkapan data lapangan, sebelum Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) melaksanakan peninjauan.
“Kami ingin memastikan seluruh pekerjaan dan data di lapangan benar-benar siap, sehingga pelaksanaan program dapat dipertanggungjawabkan dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” jelas Danrem.
Dalam kegiatan tersebut, Danrem didampingi Kasiren Korem 084/Bhaskara Jaya, Dandim 0829/Bangkalan, serta Danramil Burneh.
Program Bakti TNI AD pada akhirnya bukan hanya tentang membangun jembatan atau memperbaiki rumah. Di balik setiap pekerjaan terdapat cerita tentang gotong royong, kepedulian dan harapan. Jembatan menghubungkan langkah warga, rumah memberi ketenangan keluarga, sementara kebersamaan TNI dan rakyat menjadi kekuatan untuk terus membangun Bangkalan dan Indonesia.(Arifin/Penrem 084)












