Pemerintahan

Dibuka Wabup Mimik Idayana, Pesta Siaga Cabang Sidoarjo 2026 Angkat Kearifan Budaya Lokal

1456
×

Dibuka Wabup Mimik Idayana, Pesta Siaga Cabang Sidoarjo 2026 Angkat Kearifan Budaya Lokal

Sebarkan artikel ini

Sidoarjo, Indonesiajaya-news.com – Seribu Pramuka Siaga mengikuti Pesta Siaga Cabang Sidoarjo 2026 di Bumi Perkemahan Tanjek Wagir Sidoarjo, Minggu (9/8). Dibuka Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, kegiatan dikemas melalui permainan dan tantangan bertema “Pencarian Harta Karun Jenggala”.

Siswa kelas I hingga IV dari seluruh SD di Sidoarjo itu diajak belajar sambil bermain serta mengasah keterampilan lewat berbagai kegiatan. Selain itu, mereka diperkenalkan dengan budaya kearifan lokal Kabupaten Sidoarjo.

Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menyampaikan, Pesta Siaga menjadi tempat yang menyenangkan bagi anak-anak untuk dapat menanamkan nilai-nilai positif. Misalnya, kejujuran, keberanian, kedisiplinan, kerja sama, kepedulian, kreativitas, dan tanggung jawab. Semua itu dapat diperoleh lewat berbagai kegiatan lomba.

“Hari ini kita akan berpetualang dalam “Pencarian Harta Karun Jenggala”. Kalau dengar kata-kata harta karun, mungkin yang kalian dibayangkan adalah emas atau uang yang banyak, tapi di sini enggak, ya, Anak-anakku. Karena hari ini kita akan mencari harta karun yang jauh lebih berharga, yaitu kejujuran, keberanian, kedisiplinan, kerja sama, kepedulian, kreativitas, dan tanggung jawab. Inilah harta karun yang akan kalian dapatkan nanti,” ucapnya.

Wabup Mimik Idayana berharap anak-anak dapat menemukan berbagai pengalaman,
persahabatan serta keberanian, dan karakter yang mulia lewat berbagai kegiatan yang
akan dilakukan. Ia berpesan untuk tidak takut mencoba tantangan. Pramuka Siaga harus berani mencoba dan mau belajar serta saling membantu.

“Nanti kalau ada teman yang kesulitan, ya kita bantu. Kalau ada teman yang belum bisa, ya kita ajari. Dan kalau ada perbedaan, kita juga harus saling menghargai. Karena Pramuka Siaga itu harus ceria, ramah, rajin, berani, dan suka berbuat baik,” pesannya.

Ketua Pelaksana kegiatan Pesta Siaga Ifa Ratnasari mengatakan, kegiatan Pesta Siaga diikuti seribu anak Pramuka Siaga. Terdapat 125 Barung yang mengikutinya. Setiap Barung yang berjumlah 8 anak didampingi satu pembina. Total seluruh peserta Pesta Siaga tahun ini berjumlah 1.125 orang.

“Barung itu adalah satuan terkecil dalam kelompok Pramuka Siaga yang beranggotakan 6 sampai 8 anak. Pesertanya dari seluruh sekolah SD se-Kabupaten Sidoarjo dan diikuti 18 Kwartir Ranting,” ucapnya.

Andalan Bina Muda Golongan Siaga Kabupaten Sidoarjo itu menyampaikan bahwa ada berbagai kegiatan permainan yang akan dilakukan. Di antaranya, permainan lempar bola dalam keranjang, pemecahan sandi, menata puzzle, jualan di kedai, scouting skill, dan kreasi gambar anyaman.

Kegiatan-kegiatan tersebut akan dibagi menjadi lima anjungan. Setiap anjungan terdapat posnya masing-masing. Secara keseluruhan kegiatan, total ada 10 pos.

Mereka bukan hanya diasah kreativitasnya, namun juga diharapkan dapat mengusung
nilai-nilai budaya kearifan lokal Kabupaten Sidoarjo.

“Untuk pos-posnya, di anjungan 1 itu ada pos untuk Bakul Lepau atau Kedai Jenggala,
ada scouting skill, dan menggambar menganyam. Jadi kegiatan ini bukan hanya menumbuhkan motivasi belajar adik-adik, tapi juga meningkatkan nilai daya kreativitas
dari adik-adik,” ujarnya.

Ifa mengatakan, tema “Pencarian Harta Karun” dipilih untuk mengangkat budaya
kearifan lokal Kabupaten Sidoarjo. Pasalnya, ia melihat generasi saat ini hampir tidak mengetahui Kerajaan Jenggala pernah ada di Kabupaten Sidoarjo.

Cara kembali mengenalkan budaya kearifan lokal Kabupaten Sidoarjo itu akan dibalutnya lewat kegiatan lomba dengan tema “Perburuan Harta Karun”. Ia berharap, kegiatan Pesta
Siaga atau biasa disebut dengan Persari (Perkemahan Sehari) itu nantinya dapat menjaga budaya kearifan lokal Kabupaten Sidoarjo.

“Lewat Pesta Siaga, adik-adik selain juga berkegiatan, belajar, bermain, juga bisa
mengenal nilai-nilai budaya yang ada di Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya. (Arifin/Kominfo)