TNI dan Polri

Polsek Kudu Lakukan Pendampingan Penanaman Benih Jagung Bantuan Dinas Pertanian melalui Polres Jombang

1434
×

Polsek Kudu Lakukan Pendampingan Penanaman Benih Jagung Bantuan Dinas Pertanian melalui Polres Jombang

Sebarkan artikel ini

Jombang, Indonesiajaya-news.com – Polsek Kudu terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui jajaran Bhabinkamtibmas dan fungsi Binmas, Polsek Kudu melaksanakan pendampingan penanaman benih jagung bantuan dari Polres Jombang sekaligus melakukan pendataan lahan jagung di wilayah hukumnya, Senin (20/7/2026).

Kegiatan pendampingan tersebut dilaksanakan oleh Kanit Binmas Polsek Kudu, Aiptu Edi Susanto, bersama Operator Ketahanan Pangan Polsek Kudu, Brigpol Vernanda. Penanaman dilakukan di lahan baku sawah milik Sarino yang berada di Dusun Randuwatang Lor, Desa Randuwatang, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang.

Lahan yang digunakan memiliki luas sekitar 0,35 hektare dengan menggunakan benih jagung jenis BISI 18 yang merupakan bantuan dari Dinas Pertanian melalui Polres Jombang. Sebanyak 7 kilogram benih telah ditanam pada 18 Juli 2026, dengan perkiraan masa panen pada 10 November 2026.

Pendampingan penanaman jagung ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program Nawacita Ketahanan Pangan dalam rangka mewujudkan swasembada pangan menuju swasembada pangan nasional. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, Dinas Pertanian, dan para petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kapolsek Kudu, AKP Imam Subekti, mengatakan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki komitmen untuk mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional.

“Melalui pendampingan kepada para petani, kami berharap produktivitas pertanian terus meningkat sehingga dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat serta mendukung terwujudnya swasembada pangan di Kabupaten Jombang,” ujar AKP Imam Subekti.

Dengan adanya pendampingan secara berkelanjutan, diharapkan para petani semakin termotivasi dalam mengembangkan sektor pertanian sehingga target swasembada pangan dapat tercapai melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.(Tm)