Pendidikan

Universitas Hang Tuah Kukuhkan Prof. Dr. Sularsih, drg., M.Kes., FICD sebagai Guru Besar Bidang Material dan Teknologi Kedokteran Gigi

1461
×

Universitas Hang Tuah Kukuhkan Prof. Dr. Sularsih, drg., M.Kes., FICD sebagai Guru Besar Bidang Material dan Teknologi Kedokteran Gigi

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, Indonesiajayanews.com – 12 Agustus 2026, Universitas Hang Tuah (UHT) menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka Pengukuhan Guru Besar dengan mengukuhkan Prof. Dr. Sularsih, drg., M.Kes., FICD sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Material dan Teknologi Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hang Tuah.

Prosesi pengukuhan berlangsung di Surabaya, Rabu (12/8/2026), dalam suasana akademik yang khidmat dan penuh kebanggaan. Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting bagi Universitas Hang Tuah dalam memperkuat tradisi akademik sekaligus meningkatkan kontribusi riset dan inovasi di bidang kedokteran gigi.

Prof. Sularsih dikukuhkan dengan kepakaran Bahan Alam dan Polimer Alami Kedokteran Gigi. Dalam rangkaian acara tersebut, ia menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Pemanfaatan dan Potensi Bahan Alam Laut (Kitosan) yang Mendukung Pengembangan Material yang Inovatif di Bidang Kedokteran Gigi.”

Orasi tersebut mengangkat potensi sumber daya laut, khususnya kitosan yang dapat diperoleh dari limbah cangkang udang, kepiting, dan lobster, untuk dikembangkan menjadi biomaterial bernilai guna dalam bidang kedokteran gigi.

Rektor: Pengukuhan Guru Besar Menambah Kekuatan Intelektual UHT

Rektor Universitas Hang Tuah, Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla., IPM., ASEAN Eng., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan kepada Prof. Sularsih beserta keluarga.

Menurutnya, pengukuhan Guru Besar bukan hanya pencapaian personal seorang dosen, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan kapasitas akademik Universitas Hang Tuah.

“Bertambahnya satu Guru Besar” disebutnya sebagai bertambahnya kekuatan intelektual sekaligus pusat keunggulan keilmuan bagi universitas.

Rektor juga menilai tema orasi ilmiah Prof. Sularsih memiliki keterkaitan erat dengan karakter Universitas Hang Tuah sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada kemaritiman.

Menurutnya, pemanfaatan bahan alam laut melalui penelitian dan inovasi merupakan salah satu bentuk nyata bagaimana kekayaan laut Indonesia dapat dikembangkan menjadi sumber ilmu pengetahuan dan nilai baru.

Penelitian Kitosan dan Aloe Vera

Dalam sambutannya, Rektor turut mengapresiasi perjalanan penelitian Prof. Sularsih yang telah berkembang hingga tahap inovasi dan paten.

Penelitian mengenai kombinasi kitosan dan Aloe vera dikembangkan untuk mendukung regenerasi tulang alveolar melalui teknologi biomaterial scaffold.

Material tersebut dirancang sebagai kerangka tiga dimensi yang dapat mendukung pertumbuhan, perlekatan, proliferasi, dan diferensiasi sel dalam proses pembentukan jaringan tulang baru.

Hasil penelitian tersebut juga telah menghasilkan dua Paten Sederhana terkait scaffold kombinasi kitosan dan Aloe vera beserta proses pembuatannya.

Rektor menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa penelitian di lingkungan UHT memiliki peluang untuk terus dikembangkan dari penelitian menuju inovasi, hilirisasi, dan kemanfaatan bagi masyarakat.

Guru Besar Didorong Melahirkan Generasi Akademik Baru

Rektor menegaskan bahwa Guru Besar tidak hanya dituntut memiliki penguasaan ilmu yang tinggi, tetapi juga harus mampu menjadi pemimpin intelektual.

Guru Besar diharapkan mampu membangun ekosistem riset, memperluas kolaborasi dengan industri dan institusi lainnya, menghasilkan inovasi, serta melahirkan peneliti dan akademisi baru.

Khusus kepada Prof. Sularsih, Rektor berpesan agar capaian akademik tersebut menjadi awal dari pengabdian yang lebih luas.

Prof. Sularsih didorong untuk membangun kelompok riset, mengajak dosen muda berkembang, memperluas kolaborasi nasional dan internasional, serta turut melahirkan doktor dan Guru Besar baru di masa mendatang.

“Warisan terbesar seorang Guru Besar adalah ilmu yang terus hidup dan generasi akademik yang tumbuh sesudahnya,” pesan Rektor.

Perkuat Jati Diri Maritim Universitas Hang Tuah

Pengukuhan Prof. Sularsih juga menjadi momentum untuk memperkuat jati diri kemaritiman Universitas Hang Tuah.

Rektor menyampaikan bahwa kemaritiman tidak hanya berkaitan dengan kapal, pelabuhan, maupun teknologi kelautan, tetapi merupakan ekosistem keilmuan yang dapat mencakup berbagai bidang, termasuk kesehatan dan kedokteran gigi.

Karena itu, UHT didorong untuk semakin banyak mengembangkan penelitian yang memanfaatkan kekayaan sumber daya laut Indonesia melalui kolaborasi lintas disiplin.

Arah tersebut dinilai sejalan dengan pengembangan bidang marine medicine, biomaterial, regenerative dentistry, dan blue economy di Universitas Hang Tuah.

Dedikasi Akademik Sejak 2005

Prof. Dr. Sularsih, drg., M.Kes., FICD telah mengabdikan diri sebagai dosen di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hang Tuah sejak 2005.

Pengukuhan sebagai Guru Besar menjadi capaian penting dalam perjalanan akademik sekaligus bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusinya dalam pengembangan ilmu kedokteran gigi.

Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga Prof. Sularsih yang selama ini memberikan dukungan dalam perjalanan panjang menuju jabatan akademik tertinggi tersebut.

Dengan pengukuhan ini, Universitas Hang Tuah berharap Prof. Sularsih dapat terus mengembangkan penelitian berbasis bahan alam dan sumber daya laut Indonesia serta menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi dunia kedokteran gigi dan masyarakat luas.

Dari laut kita menemukan sumber daya, melalui ilmu kita menciptakan nilai, dan melalui pengabdian kita menghadirkan kemanfaatan bagi bangsa.(Arifin)