Pemerintahan

Bangkalan Percepat Realisasi Sekolah Rakyat, Bupati Lukman Hakim Tegaskan Komitmen Putus Rantai Kemiskinan

1274
×

Bangkalan Percepat Realisasi Sekolah Rakyat, Bupati Lukman Hakim Tegaskan Komitmen Putus Rantai Kemiskinan

Sebarkan artikel ini

Bangkalan, Indonesiajayanews.com – Bupati lukman Hakim terus menunjukkan keseriusannya dalam mendukung program Sekolah Rakyat (SR) sebagai langkah strategis meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, bersama Wakil Bupati Moh. Fauzan Ja’far saat memaparkan perkembangan dan kesiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bangkalan kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia, Rabu (6/5/2026).

Paparan tersebut disampaikan di hadapan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, dalam rapat koordinasi percepatan program Sekolah Rakyat yang menjadi bagian dari agenda nasional penanggulangan kemiskinan melalui sektor pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lukman Hakim menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangkalan telah menyiapkan berbagai kebutuhan pendukung, termasuk kesiapan lahan untuk pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat yang direncanakan berada di Desa Katol Barat, Kecamatan Geger.

Menurut Bupati, pemilihan lokasi tersebut dilakukan secara strategis karena berada di wilayah dengan kantong kemiskinan yang cukup tinggi di Kabupaten Bangkalan, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk lahannya sudah siap. Sebelumnya memang sempat dalam proses pembebasan, namun saat ini sudah clear. Kami berharap pembangunan Sekolah Rakyat bisa segera dilaksanakan tahun ini agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujar Bupati Lukman Hakim.

Saat ini, pelaksanaan Sekolah Rakyat di Bangkalan masih memanfaatkan fasilitas sementara dengan menggunakan Balai Diklat sebagai sekolah rintisan. Meski belum memiliki gedung permanen, antusiasme masyarakat terhadap program tersebut dinilai sangat tinggi.

Hal itu terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 600 calon peserta didik. Namun, keterbatasan kapasitas ruang membuat belum seluruh calon siswa dapat tertampung.

“Kami melihat animo masyarakat sangat besar. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan akses pendidikan yang layak bagi masyarakat kurang mampu memang sangat tinggi. Karena itu kami berharap pembangunan gedung permanen dapat segera terealisasi,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf dalam arahannya menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi nasional pengentasan kemiskinan yang terintegrasi dengan program perlindungan sosial, rehabilitasi sosial, hingga pemberdayaan masyarakat berbasis data terpadu.

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan amanat konstitusi bahwa fakir miskin dan anak terlantar harus dipelihara oleh negara melalui akses pendidikan yang berkualitas dan merata.

Dengan percepatan pembangunan Sekolah Rakyat, Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap semakin banyak anak-anak dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik sebagai bekal membangun masa depan yang lebih sejahtera.(Miskawi/Humas-Bangkalan)